Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

Selamat Ulang Tahun, Sakha

15 september 2015, jadwal cek kandungan bulan ke 8. Seperti biasa, akrobatik sedikit dengan perut membuncit naik motor dr biaung ke klinik di diponegoro. Lumayan jauh dan lumayan bikin kram. Menurut dokter, bayinya sehat dan posisinya juga sudah siap lahir. Kata dokter, "sampai jumpa di cek up 2 minggu lagi, atau mngkn sampai jumpa di rumah sakit."

Sampai rumah mendengar kabar gembira via BBM. Keponakan, anak dari kakak baru saja lahir. Kiran, lahir di Bandung dengan sehat. 


Mungkin karena kecapean, akhirnya sy ketiduran dan kebangun jam 4 pagi karena kebelet buang air kecil. Bolak-balik pipis, sembari chat via whatsapp dengan suami.
Paginya mulai mules, tapi sy pikir karena salah makan. Jadi saya paksakan tidur lagi.
......................
Keesokan harinya saya mulai curiga sama kebelet pipis yang ga ada habis-habisnya ini. Apa mungkin ini tanda lahiran?
Mencari aman, sy memutuskan untuk ke rumah Ibu saya agar lebih mudah menuju rumah sakit jika memang benar akan melahirkan.

Sampai di rumah ibu, keadaan masih aman terkendali. Sesekali memang mules-mules, tapi masih bisa makan, beli eskrim, dan jalan-jalan kecil di halaman rumah. 
Seperti yang saya baca di buku, jika akan melahirkan biasanya akan terjadi flek pendarahan. Tapi sy belum mengalaminya. Jadi masih ragu, ini mau melahirkan apa bukan sih? Mengingat masih bulan ke 8 kehamilan.

Semakin lama, kontraksi semakin intens. Jam 3 sore saya memanggil bibi yang kebetulan seorang bidan untuk mengecek. Ternyata benar sdh bukaan 1. Tapi kata beliau, masih lama ini lahirnya.

Jadi saya masih tetap bertahan di rumah, sembari latihan nafas, agar energi tidak terkuran karena menahan kontraksi.

Jam 6.30 kakak sy memaksa mengajak ke RS, jaga-jaga saja katanya.

Jam 7.00 sampai di RS Bros, masuk ruang bersalin untuk cek bukaan. Dan, jeng-jeng... Ternyata sudah bukaan 7.

Sepanjang hari itu masih selalu dipantau suami via facetime. 

Jam 9.00 malam Sakha menangis dalam  pelukan. Sehat.



Anak hebat dan jagoan ini, lahir dengan selamat dan sempurna diusia kandungan 8 bulan. Lahir, 3kg, 50cm.



I Gst. Ngr. Raysakha Sena, tepat satu tahun berlalu.

Selamat ulang tahun anak pertama Ibu dan Ajik.
Nama kamu selalu dalam doa Ibu, karena kamu lah tujuan kami sekarang. Kami hidup untuk kamu, bekerja dan berjuang untuk kamu. Terimakasih karena kamu mempercayakan hidupmu pada Ibu dan Ajik. Ibu dan Ajik jauh dari sempurna sebagai orang tua tapi, percayalah sayang seluruh jiwa dan raga kami untuk kamu, Sayang.

Ibu janjikan Sakha akan selalu jadi anak yang bahagia. Tidak akan pernah kekurangan kasih sayang. Tidak akan.


Senin, 27 April 2015

Raysakha Sena

Langsung hamil pasca menikah menjadi semacam combo reward di tahun 2014. Masa kehamilan begitu menyenangkan. Tidak ada ngidam-ngidam yang aneh-aneh (sebenarnya saya adalah penganut kepercayaan bahwa tidak ada yang namanya ngidam yang ada ibunya aja yang pengen diperhatiin), tidur hampir selalu nyenyak. Sayapun selalu mengerjakan semua sendiri, ya karena tinggalpun sendiri. Seperti kata dokter saya, kehamilan itu adalah proses alami. Orang hamil itu bukan orang sakit, jadi jalani hidup seperti biasa.

Menginjak 36 minggu, saat check up rutin, dokter bilang bahwa posisi bayi sudah siap lahir.
Saya senang krn berarti 1 bulan lagi akan bertemu dengan bayi lucu ini.

Ternyata saya tidak perlu menunggu 1 bulan. Keesokan hari setelah checkup saya sudah kontraksi. Diawali dengan bolak-balik buang air kecil yang sy pikir biasa. Ternyata dijam 3 sore saya baru tahu bahwa ternyata sudah bukaan 1.
Tapi saya msh di rumah dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Sampai sekitar jam 6 sore kontraksi semakin sering, tp sy masih enggan ke rumah sakit. Ah, mungkin belum waktunya. Saya tetap berusaha tenang. Suami sudah setia mendampingi (lewat facetime tentunya).
Karena ibu sy menganjurkan ke rumah sakit akhirnya saya iyakan. Dan, ternyata sampai di rumah sakit sudah bukaan 7. Dan pukul 9 malam (dokternya lama bgt datengnya) akhirnya suara tangis I Gusti Ngurah Raysakha Sena pecah. 



Sakha, lahir dengan mudah. Hanya dua kali mengejan. Sehat dan sempurna.
Tidak ada air mata ibu yang tidak menetes bahagia melihat anaknya meliuk-meliuk berusaha mencari puting ibunya.

Sekarang sakha sudah 7 bulan. Sungguh aktif, dan selama 7 bulan ini benar-benar menyenangkan.
Asi lancar, sakha selalu tidur nyenyak setiap malam. Jadi sampai skrg belum merasakan mitos bahwa punya bayi itu begadang (semoga tidak).
Selalu sehat, yah, paling diserang flu sedikit. Itupun cukup dengan asi dan sunbathing saja.
Dan yang terpenting adalah Sakha selalu happy.

Terimakasih ya nak, selalu memberi warna di hidup Ibu dan Ajik. Mungkin kamu tahu Ibu mengurus Sakha sendirian, jd Sakha tidak pernah merepotkan Ibu. Doa ibu tak akan pernah putus, agar Sakha selalu sehat dan bahagia. Ibu dan Ajik akan memberikan yang terbaik. Karena kamu pelita di hidup kami.


Rabu, 06 Maret 2013

Amsterdam Cruise

Nanti kalau ditanya orang, "Pernah naik kapal pesiar gak?"
Jadi sudah bisa jawab "Pernah!" Hmm walaupun kapal pesiarnya diem sih :))

Sabtu, 2 Maret kemarin. Kakak saya yang kebetulan Cruising Asia, Kapalnya Amsterdam, berlabuh di Bali. Jadi Crew kapal diperbolehkan mengajak tour keluarganya kedalam kapal.

Namanya pertama kali liat Kapal pesiar pasti takjub bukan kepalang. Hahaha


Ya begini kalau orang kampung, lihat ya wah fotoan dulu :p

 






Deck 9 - Bar